Selasa, 29 Januari 2013

MANAJEMEN KAS


MANAJEMEN KAS
PENGERTIAN KAS
• Kas merupakan salah satu bagian dari aktiva yang paling
likuid (paling lancar), yang bisa dipergunakan  segera untuk
memenuhi kewajiban finansial perusahaan.
• Kas yang dibutuhkan perusahaan baik digunakan untuk
membiayai operasi perusahaan sehari-hari (dalam bentuk
modal kerja) maupun pembelian  aktiva tetap, memiliki sifat
kontinyu (untuk pembelian bahan baku, membayar upah dan
gaji, membayar supplies kantor habis pakai, dll) dan tidak
kontinyu. (untuk pembayaran deviden, pajak, angsuran
hutang, dsb)
• Tujuan  perusahaan  menyimpan/membutuhkan kas  (John
Maynard Keynes):
a. Kebutuhan kas untuk transaksi (diperlukan dalam
pelaksanaan operasi usaha perusahaan)
b. Kebutuhan kas untuk berjaga-jaga (untuk mengantisipasi
aliran kas masuk dan keluar yang tidak kontinyu dan sulit
diperkirakan)
c. Kebutuhan kas untuk berspekulasi.
ALIRAN KAS
• Aliran kas dalam perusahaan : Aliran kas masuk (cash inflow)
dan aliran kas keluar (cash out flow). Aliran kas ada yang
kontinyu dan tidak kontinyu (intermittent).
• Aliran kas masuk kontinyu (misalnya hasil penjualan produk
secara tunai, penerimaan piutang.  Aliran kas masuk
intermittent (misalnya pendapatan dari peyertaan pemilik
Minggu 7   1

MANAJEMEN MODAL KERJA


MANAJEMEN MODAL KERJA
Konsep Modal Kerja
1. Konsep Kuantitatif
Konsep ini mendasarkan pd kuantitas dr dana yg tertanam dlm unsur aktiva
lancar
(Aktiva yg sekali berputar kembali  dlm bentuk semula / dana yg tertanam
akan bebas lagi dlm jangka wkt yg pendek)
Disebut sbg modal kerja bruto (gross working capital)
2. Konsep Kualitatif
Sebagian aktiva lancar yg benar-benar dpt  digunakan utk membiayai operasi
perusahaan tanpa mengganggu likuiditas.
Kelebihan Aktiva lancar di atas hutang lancar ( Aktiva lancar – Hutang
Lancar)
Di sebut sbg modal kerja netto (net working capital)
3. Konsep Fungsional
Konsep yg mendasarkan pd fugnsi dr dana dlm menghasilkan pendapatan
(income)
Wilford J. Eiteman-J.h. Holtz (Definisi Modal Kerja adalah dana yg digunakan
selama periode accounting yg dimaksudkan utk menghasilkan “current income”
(sbg lawan dr future income yg sesuai dg maksud didirikannya perusahaan).
Ada 3 macam pengertian tentang modal:
a. Non Working Capital
Dana yg tdk menghasilkan current income atau jk menghasilkan current
income tdk sesuai dg maksud utama didirikannya perush. tsb.
b. Potential working capital (Modal Kerja Potensial)
c. Modal Kerja
 Contoh:
Aktiva Lancar  Aktiva Tetap
Kas 75.000 Tanah 75.000
Efek   180.000  Bangunan   360.000
Piutang Dagang  150.000  Mesin  240.000
Persediaan Brg. Dagang  120.000
Minggu 5 & 6   1

NILAI WAKTU UANG


NILAI WAKTU UANG (TIME VALUE OF MONEY)
Konsep Dasar :
Bahwa setiap individu berpendapat bahwa nilai uang saat ini lebih berharga
daripada nanti.
ISTILAH YANG DIGUNAKAN :
Pv = Present Value (Nilai Sekarang)
Fv = Future Value (Nilai yang akan datang)
I = Bunga (i = interest / suku bunga)
n = tahun ke-
An = Anuity
SI   = Simple interest dalam rupiah
P0
  = pokok/jumlah uang yg dipinjam/dipinjamkan pada periode waktu
BUNGA adalah uang yang dibayarkan atau dihasilkan dari penggunaan uang.
I. BUNGA SEDERHANA (simple interest)
adalah bunga yang dibayarkan/dihasilkan hanya dari jumlah uang mula-mula
atau pokok pinjaman yang dipinjamkan atau dipinjam.
SI = P0(i)(n)
Nilai yang akan datang
Future value (terminal value) adalah  nilai uang yang akan datang dari satu
jumlah uang atau suatu seri pembayaran pada waktu sekarang, yg dievaluasi
dengan suatu tingkat bunga tertentu.
FV = P0+ SI= P0+ P0(i)(n)
Nilai Sekarang (present value)
Adalah nilai sekarang dari satu jumlah uang/satu seri pembayaran yang akan
datang, yang dievaluasi dengan suatu tingkat bunga tertentu.

PERPAJAKAN & KEUANGAN


LINGKUNGAN BISNIS :
PERPAJAKAN DAN KEUANGAN
Bentuk Perusahaan :
1.  Perusahaan perseorangan
Perusahaan yang dimiliki perseorangan.
Keuntungan : sederhana, mudah dibentuk dan dana relatif
kecil
2.  Perusahaan partnership
Perusahaan yang dimiliki satu orang atau lebih. Ada 2 jenis
yaitu :
1.  General partnership jika semua mitra mempunyai
kewajiban yg tdk terbatas terhadap utang perusahaan
2.  Limited partnership : Satu atau lebih   mitra mempunyai
kewajiban yang tidak terbatas terhadap utang perusahaan
3.  Perseroan terbatas (PT):
     Suatu  badan  hukum  terpisah  dari  para  pemiliknya.
Karakteristik umum adalah : modal pemilik diwujudkan
dalam bentuk saham.
Bentuk PT ; PT Terbuka (tbk) dan Tertutup (berkaitan
dengan kepemilikan saham.
     Kelebihan/keuntungan perush PT :
1.  kewajiban sebesar investasi,
2.  pemilik lebih mudah ditransfer melalui penjualan
dan pembelian saham,
3.  umur PT tidak dibatasi oleh pemilik
4.  kemampuan menambah modal lebih tinggi
dibandingkan bentuk usaha yang lain.
       Kelemahan perush PT :
1.  Laba perusahaan dapat  dikenakan pajak
berganda (pajak penghasilan terhadap laba dan
pajak penghasilan terhadap dividen (sbg pajak
perseorangan)
2.  Pembentukan PT membutuhkan dana yang
besar
Minggu 2
1

MODAL DALAM PERUSAHAAN


MODAL DALAM PERUSAHAAN
Pengertian Modal :
1. Physical Oriented:
Modal adalah hasil produksi yg digunakan untuk memproduksi lebih lanjut
2. Non-physical Oriented
Modal adalah nilai, daya beli atau kekuasaan memakai atau menggunakan yg terkandung dlm barang modal.
Pengertian Modal menurut beberapa penulis:
1. Lutge Æ modal adalah dalam artian uang
2. Schwiedland Æ modal meliputi baik modal dlm bentuk uang maupuan dlm bentuk barang
3. A. Amonn, J. von Komorzynsk  Æ modal sbg kekuasaan menggunakan yg diharapkan atas barang modal yg belum
digunakan
Mnrt. J.B. Clark pengertian modal ada 2 yakni:
a. Modal Abstrak  (capital) Æ relatif tetap
b. Modal Kongkret Æ relatif berganti-ganti
Mnrt. Fisher :
a. Modal Abstrak (capital value) Æ relatif permanen
b. Modal Kongkret (capital goods) Æ mengalam perubahan
Prof. Meij Æ Modal adalah kolektivitas barang modal yg terdpt dlm neraca sebelah debit.
Minggu 4        1

ORGANISASI KEUANGAN


1. Umum

1.1. Struktur organisasi fungsi keuangan harus dibuat secara efisien berdasarkan kebijakan keuangan dengan mempertimbangkan size dan nature of company dan risiko keuangan yang mungkin dihadapi.

1.2. Organisasi fungsi keuangan harus dipisahkan dari organisasi fungsi operasional lainnya. Dengan demikian fungsi keuangan sifatnya independen dan merupakan fungsi pelayanan.

1.3. Fungsi keuangan unit usaha dipimpin oleh seorang Chief Finance Officer yang bertanggungjawab langsung kepada Direktur Utama.

2. Struktur Organisasi


2.1. Pada prinsipnya struktur organisasi keuangan harus dibagi dua yaitu organisasi yang menjalankan fungsi akuntansi dan organisasi yang menjalankan fungsi keuangan.

2.2. Struktur organisasi yang minimal harus ada adalah:
* Akuntansi keuangan * Pengelolaan dana
* Akuntansi biaya * Credit & collection
* Akuntansi aktiva tetap * Loan & liabilities mngt
* Billing * Asuransi
* Pajak * Investment & fixed mngt 

2.3. Didalam menentukan struktur organisasi keuangan beberapa hal harus dimasukkan didalam pertimbangan yaitu:
2.3.1. Span of control (vertikal dan horisontal).
2.3.2. Pengembangan perusahaan dimasa datang.
2.3.3. Tanpa mengorbankan prinsip pengendalian intern.
2.3.4. Distribusi pekerjaan secara optimal.

3. Chief Finance Officer

3.1. Chief Finance Officer haruslah seorang yang memiliki pengetahuan dasar mengenai teknik, metode, dan sistim keuangan serta memahami prinsip pengendalian intern.

3.2. Chief Finance Officer juga harus memiliki kemampuan dalam memimpin, berkomunikasi, imajinasi, sensitif terhadap perubahan, objektif dan future oriented.

3.3. Chief Finance Officer harus dapat melakukan koordinasi terhadap fungsi keuangan dan akuntansi sehingga fungsi keuangan dapat berjalan dengan efektif dan efisien.

3.4. Chief Finance Officer harus dapat menjabarkan secara konseptual kebijakan keuangan sehingga dapat dibuat sistim keuangan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan / unit usaha.

4. Fungsi Keuangan


4.1. Objektif
Membantu manajemen perusahaan didalam manajemen keuangan secara efisien dan efektip.

4.2. Tanggung Jawab

4.2.1. Membuat rencana kerja, sistim dan prosedur keuangan yang menjamin terlaksananya manajemen keuangan secara efisien dan efektif.

4.2.2. Melaksanakan manajemen atas perencanaan penerimaan dan penggunaan dana dalam rangka tercapainya biaya keuangan yang minimal.

4.2.3. Memberikan perlindungan yang cukup atas keamanan dana perusahaan.

4.2.4. Mengusahakan sumber pendanaan yang terbaik bagi operasi dan investasi perusahaan.

4.2.5. Melindungi secara finansial aktiva perusahaan yang ada dari kehilangan, kerusakan, kebakaran dan lain sebagainya.

4.2.6. Melakukan pengawasan atas credit & collection.

4.2.7. Meningkatkan kemampuan dan ketrampilan seluruh jajaran keuangan sesuai kebutuhan dan perkembangan usaha.

4.2.8. Melaksanakan fungsi keuangan lainnya sesuai yang ditetapkan Chief Finance Officer.

5. Fungsi Akuntansi

5.1. Objektif
Membantu manajemen perusahaan sehingga terlaksana fungsi akuntansi yang efisien dan efektif.

5.2. Tanggung Jawab

5.2.1. Membuat rencana kerja, sistim dan prosedur akuntansi yang menjamin terlaksananya fungsi akuntansi secara efisien dan efektif.

5.2.2. Menyelenggarakan pencatatan atas seluruh transaksi keuangan, mengelompokkan sedemikian rupa berdasarkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) sehingga dapat dibuat laporan serta analisa yang memadai.

5.2.3. Melaksanakan pencatatan atas Aktiva, Kewajiban dan Ekuitas perusahaan / unit usaha sedemikian rupa, sehingga mencerminkan keadaan yang sebenarnya.

5.2.4. Melaksanakan pencatatan atas Pendapatan dan Beban perusahaan / unit usaha sehingga mencerminkan keadaan yang sebenarnya.

5.2.5. Melaksanakan administrasi dan pencatatan lain yang berguna bagi perhitungan harga jual, analisa biaya, perencanaan laba dan analisa keuangan lainnya.

5.2.6. Melaksanakan kompilasi dan penggabungan atas usulan anggaran dari masing-masing Divisi (seperti Marketing, Engineering, HRD & Umum, Business Development) sehingga terbentuk suatu usulan anggaran yang bersifat korporat.

5.2.7. Meningkatkan kemampuan dan keterampilan seluruh jajaran akuntansi sesuai kebutuhan dan perkembangan perusahaan.

5.2.8. Melaksanakan fungsi akuntansi lainnya sesuai yang ditetapkan Chief Finance Officer. 

6. Line of Command
6.1. Fungsi keuangan dipimpin oleh seorang Chief Finance Officer yang bertanggungjawab langsung kepada Direktur Utama.

6.2. Secara fungsional Chief Finance Officer bertanggungjawab kepada Direktur Utama. Pertanggungjawaban diberikan dalam bentuk pelaksanaan fungsi keuangan di perusahaan / unit usaha yang sesuai dengan kebijakan keuangan perusahaan dan prinsip-prinsip manajemen keuangan yang sehat.

6.3. Penilaian atas kinerja keuangan di perusahaan / unit usaha diberikan oleh Direktur Utama dengan mempertimbangkan juga penilaian yang diberikan oleh Internal Auditor. 

7. Staffing

7.1. Personalia keuangan harus terdiri atas tenaga kerja yang kompeten, dapat dipercaya, dan memiliki integritas yang tinggi terhadap profesi serta selalu meningkatkannya sesuai tuntutan perkembangan perusahaan.

7.2. Rekruitmen, promosi, transfer dan terminasi staf keuangan untuk level manager harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan Direktur Utama.

7.3. Program latihan formal bagi staf keuangan untuk level manager harus diselaraskan dengan kebijakan keuangan perusahaan.





AKTIFITAS MANAJEMEN KEUANGAN


Aktivitas manajemen

Manajemen keuangan berhubungan dengan 3 aktivitas, yaitu :
  1. Aktivitas penggunaan dana, yaitu aktivitas untuk menginvestasikan dana pada berbagai aktiva.
  2. Aktivitas perolehan dana, yaitu aktivitas untuk mendapatkan sumber dana, baik dari sumber dana internal maupun sumber dana eksternal perusahaan.
  3. Aktivitas pengelolaan aktiva, yaitu setelah dana diperoleh dan dialokasikan dalam bentuk aktiva, dana harus dikelola seefisien mungkin.

[sunting]Pendahuluan

Seorang manajer keuangan dalam suatu perusahaan harus mengetahui bagaimana mengelola segala unsur dan segi keuangan, hal ini wajib dilakukan karena keuangan merupakan salah satu fungsi penting dalam mencapai tujuan perusahaan.
Unsur manajemen keuangan harus diketahui oleh seorang manajer. Misalkan saja seorang manajer keuangan tidak mengetahui apa-apa saja yang menjadi unsur-unsur manajemen keuangan, maka akan muncul kesulitan dalam menjalankan suatu perusahaan tersebut.
Sebab itu, seorang manajer keuangan harus mampu mengetahui segala aktivitas manajemen keuangan, khususnya penganalisisan sumber dana dan penggunaan-nya untuk merealisasikan keuntungan maksimum bagi perusahaan tersebut. Seorang manajer keuangan harus memahami arus peredaran uang baik eksternal maupun internal.

[sunting]Fungsi Manajemen Keuangan

Berikut ini adalah penjelasan singkat dari fungsi Manajemen Keuangan:
  1. Perencanaan Keuangan, membuat rencana pemasukan dan pengeluaraan serta kegiatan-kegiatan lainnya untuk periode tertentu.
  2. Penganggaran Keuangan, tindak lanjut dari perencanaan keuangan dengan membuat detail pengeluaran dan pemasukan.
  3. Pengelolaan Keuangan, menggunakan dana perusahaan untuk memaksimalkan dana yang ada dengan berbagai cara.
  4. Pencarian Keuangan, mencari dan mengeksploitasi sumber dana yang ada untuk operasional kegiatan perusahaan.
  5. Penyimpanan Keuangan, mengumpulkan dana perusahaan serta menyimpan dan mengamankan dana tersebut.
  6. Pengendalian Keuangan, melakukan evaluasi serta perbaikan atas keuangan dan sistem keuangan pada perusahaan.
  7. Pemeriksaan Keuangan, melakukan audit internal atas keuangan perusahaan yang ada agar tidak terjadi penyimpangan.
  8. Pelaporan keuangan, penyediaan informasi tentang kondisi keuangan perusahaan sekaligus sebagai bahan evaluasi
Bila dikaitkan dengan tujuan ini, maka fungsi manajer keuangan meliputi hal-hal sebagai berikut :
  1. Melakukan pengawasan atas biaya
  2. Menetapkan kebijaksanaan harga
  3. Meramalkan laba yang akan datang
  4. Mengukur atau menjajaki biaya modal kerja

[sunting]Tujuan Manajemen Keuangan

Tujuan Manajemen Keuangan adalah untuk memaksimalkan nilai perusahaan. Dengan demikian apabila suatu saat perusahaan dijual, maka harganya dapat ditetapkan setinggi mungkin. Seorang manajer juga harus mampu menekan arus peredaran uang agar terhindar dari tindakan yang tidak diinginkan.

[sunting]Analisis Sumber Dana dan Penggunaannya

Analisis sumber dana atau analisis dana merupakan hal yang sangat penting bagi manajer keuangan. Analisis ini bermanfaat untuk mengetahui bagaimana dana digunakan dan asal perolehan dana tersebut. Suatu laporan yang menggambarkan asal sumber dana dan penggunaan dana. Alat analisis yang bisa digunakan untuk mengetahui kondisi dan prestasi keuangan perusahaan adalah analisis rasio dan proporsional.
Langkah pertama dalam analisis sumber dan penggunaan dana adalah laporan perubahan yang disusun atas dasar dua neraca untuk dua waktu. Laporan tersebut menggambarkan perubahan dari masing-masing elemen tersebut yang mencerminkan adanya sumber atau penggunaan dana.
Pada umumnya rasio keuangan yang dihitung bisa dikelompokkan menjadi enam jenis yaitu :
  1. Rasio Likuiditas, rasio ini untuk mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban finansial jangka pendeknya.
  2. Rasio Leverage, rasio ini digunakan untuk mengukur seberapa banyak dana yang di-supply oleh pemilik perusahaan dalam proporsinya dengan dana yang diperoleh dari kreditur perusahaan.
  3. Rasio Aktivitas, rasio ini digunakan untuk mengukur efektivitas manajemen dalam menggunakan sumber dayanya. Semua rasio aktifitas melibatkan perbandingan antara tingkat penjualan dan investasi pada berbagai jenis harta.
  4. Rasio Profitabilitas, rasio ini digunakan untuk mengukur efektifitas manajemen yang dilihat dari laba yang dihasilkan terhadap penjualan dan investasi perusahaan.
  5. Rasio Pertumbuhan, rasio ini digunakan untuk mengukur seberapa baik perusahaan mempertahankan posisi ekonominya pertumbuhan ekonomi dan industri.
  6. Rasio Penilaian, rasio ini merupakan ukuran prestasi perusahaan yang paling lengkap oleh karena rasio tersebut mencemirkan kombinasi pengaruh dari rasio risiko dengan rasio hasil pengembalian.

[sunting]Pengertian Modal

Istilah "modal" biasa diartikan bermacam-macam, istilah modal dalam pembelanjaan perusahaan dapat dibedakan menjadi 2, yaitu : modal aktif dan modal pasif. Modal aktif merupakan kekayaan atau penggunaan dana, sedangkan modal pasif merupakan sumber dana.

[sunting]Manajer Keuangan

Manajer Keuangan merupakan seseorang yang mempunyai hak dalam mengambil suatu keputusan yang sangat penting dalam suatu bidang investasi dan pembelanjaan perusahaan. Manajer keuangan juga bertanggung jawab dalam bidang keuangan pada suatu perusahaan.

[sunting]